Ceplosan

“Kau Sudah Berubah”

Dia sudah berubah 180 derajat dan apakah aku bisa  mengembalikkan dia ke 360 derajat? aku rasa ini memang hal yang sangat sulit. Mungkin dia telah membenciku 2kali lipat dari sebelumnya. mungkin juga dia tidak tahu lagi dengan diriku. Terkadang aku berharap untuk lupa dan sangat lupa padanya. Tapi aku juga berharap untuk mengingatnya dan juga mengingatku sebagai timbal baliknya. Aku ingin bertemu dan bercengkrama dengan dia, tertawa, dan membahas tentang  dunia humor. Dan berusaha tidak mengungkit suatu kejadian masalah yang akan menjadi sebuah masalah. Aku ingin kita saling membahas bagaimana alur kehidupan yang terjadi ketika kami tak lagi membangun hubungan, dan tidak saling memberi kabar lagi.

“Aku pernah berfikir untuk tidak mengingatmu lagi dan berbalik arah”

Aku pernah berfikir untuk menggali masa depan yang cerah bersama denganmu”

“Aku perbah berfikir untuk mengajakmu menuju sukses, dan kita tempuh bersama”

“Aku pernah berfikir kenapa aku bertemu denganmu dan kenapa kita menjauh saat ini”

“Aku pernah berharap untuk bertemu denganmu dan seketika berjanji untuk melupakan kejadian yang ada”

Walaupun sekarang aku tahu, kau kini telah sibuk dengan yang lain. Tapi aku tahu, “Kau ingin berbalik”. Terkadang aku berfikir kekuranganku inilah yang menjadi penyebabnya.

Aku sering ingin berusaha menyapamu lagi,walaupun hanya lewat dunia maya. Tetapi yang aku dapatkan bukan timbal balik yang membuatku  untuk melupakan bebanku, bahkan hanya kebalikannya. Sejauh ini aku sudah menyapamu seperti biasa yang pernah aku lakukan padamu, tapi kau hanya menjawab yang bukan pernah kau jawab.

Dan hal inilah aku memutuskan, “Ini yang terakhir bagiku untuk menyapamu”……..

Mungkin lirik lagu inilah yang sebagian menjadi alur kehidupan selama aku tidak lagi berjumpa denganmu  sejak 19 mei 2010.

saat itu aku siap memburu
dan takkan ragu ragu
mengakhiri hidupmu
ku pikir bijaksana
sangat luar biasa
ternyata itu salah
ku takut masuk penjara

dan ketika
mulut telah berdusta
mengucap kata kata
murka pada dirinya
yang membuatku cemburu
hancur tak menentu
ketika itu juga
aku telah bersumpah

Reff:
dan tak ada air mata yang tersisa
semua sirna semoga kau di neraka bersamanya
semua harus kurelakan untuk apa kusesalkan
putus tiga cintaku tumbuh sejuta

http://musiklib.org/Endank_Soekamti-Semoga_Kau_Di_Neraka-Lirik_Lagu.htm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s