Ceplosan

Tuhan, Jauhkan Saya dari Writer’s Block

Ya mungkin sebagian orang pernah merasakan hal ini, atau belum pernah merasakan hal ini. Bagi yang pernah mengalaminya mungkin saat mengalami efeknya sampe ke ubun-ubun. Walopun sebagian orang Writer’s Block mengatakan ini bul***it! Tapi hal ini memang dan harus dilawan, karena jika hal ini dimanjakan, Writer’s Block bisa saja menyerang kepala Anda dan membuat Anda pusing, mual, muntah-muntah dan stress (buju buneng hampir ngalahin vertigo :v). Betul kata RD hal ini harus dilawan, dan jangan manjakan.

Kalau Saya mengatasi hal ini dengan menulis, mencari pemandangan baru, hal baru, wacana baru dan hobi. Atau Anda bisa meninggalkan hobi lama Anda untuk mencoba yang baru. Dan mengobrol dengna (nah, kan salah ketik lagi… ) orang sekitar baik yang Anda kenal maupun anda tidak kenal. Karena dari sini juga kita akan mengenal cara baru untuk mengatasi hal lama.

Seperti kalau saya bermain game FIFA 14, terus kalah beruntun, cobalah untuk belajar taktik baru, penyerang baru dan dan pemain baru. Hal ini aka membuat (boneng.. masih salah ketik juga…) kita akan lebih baik, kecuali anda memang mengalah untuk lawan Anda. Menulis disini juga salah satu cara saya untuk menghindari Writer’s Block. Karena setelah ide dan unek-unek ditampung dalam otak saya, maka proses penulisan akan lebih mudah dituangkan dalam blog ini (mungkin kalau sempat saya akan buat flowchartnya😀 bruahhahahha).

Sebagian teman dekat saya pasti tahu saya adalah orang yang jarang menceritakan hal pribadi saya ke orang lain. Itu karena saya tak mau membebani orang lain, dan saya bependapat ini masalah saya dan tugas saya harus mencari jalan keluarnya, nggak dapet hari ini besok harus dapat. Terkadang dengan beristirahat seperti tidur, atau membaca mencari piihannya buat saya.

Otak juga jangan dipaksakan untuk terus bekerja memutar sarafnya, kalo Anda merasa jenuh berarti Anda harus berisitrahat ketimbang Anda menerima penyakit baru dari dalam diri Anda. Hhm… kok ini lama-lama saya jadi lebih betah mengetik ya? Tapi ketikan saya amatir, kadang kata-katanya suka ketuker, enter jadi etner, untuk jadi utnuk. Ya, begitulah typography  alias ‘ilmu salah ketik’ bener kan? Typo itu salah ketik graphy itu ‘ilmu’ …. jadi Typography ilmu salah ketik? (hahahha.. jangan percaya ini, nanti Anda bisa di vonis musrik).

Baiklah sampai sini dulu wasalam…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s