Ceplosan

2 Denyut dalam 1 Nadi

*Tulisan ini dibuat secara alami yang dirasakan otak yang tangan yang mengetiknya, jadi jangan diartikan.

Dua kata dalam satu tempat yang berbeda tapi disana belum ada tupai yang melompat dan apa yang telah disambut oleh para keledai belum tentu diangkut oleh truk sampah. Jika ada matahari tertawa didalam kaleng yang terus berputar orang, matahari tertawa didalam sanubari yang tidak pernah adalah turun didalam otak yang terus berfikir. Jantungpun mulai berdenyut ketika tangan mulai menekan, satu persatu ditekan dan tidak akan pernah berhenti ketika perintah berhenti di intruksikan. mengapa kita selalu berada dalam kotak yang bulat jika tidak ada perbendaan dalam satu wadah, ketika mouse dalam pegangan dan akan memerat dalam satu kotak yang petak. Jika ada tisu basah yang dipakai dan akan menimbukan satu kejaidan yangtidak dilupakan, maka apa arti artikel hidup didalam dunia jika tidak seperti tisu kering. Peristiwa tidak akan pernah terlupakan, satu persatu direkam dalam otak, dan mengapa hujan turun datang menghampiri. Hari bukan waktu yang terhenti, tapi waktu yang terpotong, tidak ada ketetapan kata maklum dalam kejadian apapun. Kesiapan mental pun terus, di pasang dalam perang yang paling depan. Kucing melompat dalam satu bak mandi, dan berenang dalam satu kelas. Tidak ada kata bersembuny didalam nafsu yang tidak pernah padam. Kata gundah gulana bukan berarti padam, namun terus berjuang mencapai sesuatu yang tidak disangka. 2 denyut dalam satu nadi, hidup dalam denyutan yang tidak terhenti.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s